23 Feb
Tiga sekolah binaan Yayasan Astra - Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA MDR meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional 2025 pada Kamis (11/12) di Jakarta, yaitu SDN 1 Merbau Mataram dari Kabupaten Lampung, SDN Ciren dari Kabupaten Bantul, dan SDN Koper 2 dari Kabupaten Serang. Selain itu, Sekolah Adiwiyata Kabupaten 2025 berhasil dicapai oleh SDN Hegarmanah dari Kabupaten Bogor, SDN 001 Leuwidamar dan SMPN 1 Leuwidamar dari Kabupaten Lebak, SDN 1 Damai, SMPN 1 Damai, SDN 001 Bentian, serta SMPN 1 Bentian dari Kabupaten Kutai Barat. Sekolah Adiwiyata merupakan program nasional diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia yang mendorong sekolah untuk membangun budaya peduli kepada lingkungan.
Selaras dengan Pembinaan Adiwiyata, Yayasan Astra - YPA MDR mendampingi guru dan siswa untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan yang berkelanjutan khususnya dengan pelatihan, praktik langsung, dan penguatan peran guru sebagai teladan dalam membangun kebiasaan baik di sekolah. Pendekatan ini mendorong sekolah untuk peduli kepada lingkungan sebagai bagian dari budaya belajar sehari-hari.
Selaras dengan Sustainable Development Goals ke-12 (menjamin pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan), salah satu praktik baik yang diterapkan merupakan program ‘Zero Waste’ yang mengajarkan para siswa untuk membawa wadah makanan dan botol minum sendiri saat membeli jajanan di sekolah. Lalu, sampah yang masih ada akan diseleksi dan diolah menjadi ecobrick yang dimanfaatkan untuk menghias area sekolah. Kemudian, kepedulian lingkungan juga dikembangkan melalui kegiatan menanam dengan metode hidroponik.
Penghargaan Kepala Sekolah SDN 001 Bentian (pertama kiri), Kepala Sekolah SMPN 1 Bentian (kedua kiri), Kepala Sekolah SMPN 1 Damai (keempat kiri), dan Kepala Sekolah SDN 1 Damai (ketiga kanan), dari Kabupaten Kutai Barat di Taman Budaya Sendawar, Kalimantan Timur
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, sekolah binaan Yayasan Astra – YPA MDR tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan sehat, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian, dan kesadaran lingkungan kepada siswa sejak dini.